Valentine Day – Hukum Merayakan Hari Kasih Sayang Valentine Day

February 6th, 2010 admin 2 comments

Ringkasan pelajaran penting dari hari atau valentine day

Segala sesuatu tindakan atau ucapan kita harus berdasarkan ilmu

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan , semuanya akan diminta pertangggungjawabannya” (Al Isra’ : 36).

Umat Islam sedikit demi sedikit akan mengikuti kebiasaan umat-umat terdahulu

Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri Radiyallahu’anhu, Rasulullah bersabda, “Kamu akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sampai mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka”. Kami bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang ?” Rasulullah bersabda, “Kalau bukan mereka, siapa lagi?” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hanya ada dua hari raya dalam Islam

Hanya ada dua macam hari Raya dalam Islam, yaitu :

  • Idul Fitr : setelah puasa Ramadhan
  • Idul Adha : setelah hari ‘Arafah dimana jamaah haji melakukan wukuf di padang Arafah

Maka seluruh hari lainnya yang diperkenalkan sebagai hari raya, tidaklah diperkenankan bagi umat Islam untuk ikut ambil bagian didalamnya. Baik dengan ikut bergembira, merayakan hari valentine, memberikan puisi hari valentine, memberikan ucapan selamat hari valentine, ucapan selamat hari , memberikan gambar hari , dll.

Tidak diperbolehkan juga menjual sesuatu yang khusus untuk hari valentine seperti kado coklat valentine, bunga valentine, surat ucapan selamat hari , parcel , dll. Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Surah al-Maa.idah, Ayat 2)

Larangan menyerupai kaum kafir

Hari (valentine day) bersumber dari budaya orang kafir. Nabi Shalallaahu `alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa meniru suatu kaum, maka dia termasuk dari kaum tersebut”.

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Mujadilah: 22)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan menjadi pemimpin-pemimpin(mu), sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah:51)

Menyebabkan sibuk dengan perkara rendahan dan bahkan kemaksiatan

Sebagaimana yang sudah kita sebutkan diatas, bahwa orang yang merayakan valentine day kalau tidak terjerumus dalam hal yang tidak bermanfaat seperti pemberian kartu ucapan valentine day, menghias rumah dengan warna pink, maka dia akan terjerumus dalam perkara haram seperti berciuman dengan pacar, dll.

Perayaan Valentine Day merupakan ritual agama lain

Umat Islam senantiasa diperintahkan untuk berkasih-sayang bukan hanya untuk suatu waktu saja

Diringkas dari http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=443

Tambahan dari admin :

Valentine Day atau hari kasih sekarang ini merupakan hari yang wajib dirayakan oleh . Mereka ingin mewujudkan cintanya kepada kekasih . Manusia memang diberikan fitrah untuk mencintai, memberikan , saling mengasihi dan menyayangi. Kekasih , islam, pacaran islami,Selamat hari , Happy valentine,Hukum Merayakan Hari ,gambar hari ,hari valentine,ucapan hari ,merayakan hari valentine,sejarah hari valentine,ucapan hari valentine,puisi hari valentine,coklat valentine, bunga valentine, warna pink merupakan kata-kata yang marak bertaburan di bulan februari. Dan semuanya itu hanyalah tipu daya dari syaitan.

Berikut ini kami sertakan kompilasi file mp3 kajian yang berkaitan rasa , , , dll.

Kecintaan Terhadap Rasulullah

[SND] Kecintaan&LoyalitasKpdRasulullah_UstadzAliBasuki.mp3  5.4M

dan Benci Karena Allah

[SND] Cinta_dan_Benci_karena_Allah.mp3 5.5M

Mu’min yang Kuat Lebih Dicintai Allah daripada Mu’min yang Lemah

[SND] Mukmin_kuat_lebih_dicintai_Allah_dari_Mukmin_Lemah.mp3 5.5M

Daurah Mayat Mayat Yogyakarta

[SND] Mayat_Mayat_Cinta_Yogyakarta_AlUstadzAmr_1.mp3 10M
[SND] Mayat_Mayat_Cinta_Yogyakarta_AlUstadzAmr_2.mp3 3.4M

Daurah Mayat Mayat Surakarta

[SND] 01. Mayat - Mayat Cinta 1.mp3 9.5M
[SND] 02. Mayat - Mayat Cinta 2.mp3 7.0M
[SND] 03. Mayat - Mayat Cinta 3.mp3 6.1M
[SND] 04. Gunakan Waktu Selagi Masih Muda.mp3 5.6M

Daurah Mayat Mayat Surabaya

[SND] mayat_mayat_cinta_sesi_1.mp3 9.6M
[SND] mayat_mayat_cinta_sesi_2.mp3 2.9M

dan benci karena Allah

[SND] Cinta_dan_Benci_karena_Allah.mp3  5.5M
Bookmark and Share
 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

 

Download Kajian

Categories: Qalbu Tags: , , , ,

Berat kalimat Laa ilaaha illa Allah melebihi 7 langit, 7 bumi, dan segala penghuninya pada timbangan di hari kiamat

Dari Abu Sa’id Al Khudry, dari Rasulullah bersabda, “Berkata , Wahai Rabb-ku, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang aku senantiasa menyebut-Mu dengannya, dan aku berdoa kepada-Mu dengan hal tersebut”, jawab Allah terhadap , “Katakanlah wahai , Laa ilaaha illa Allah”, kata , “Wahai Rabb-ku, semua hamba-mu bisa mengucapkan kalimat ini”, jawab Allah, “Wahai , kalau sekiranya tujuh langit dan segala isinya (seluruh penghuninya) selain Aku (selain Allah) dan bumi yang tujuh, kalau semua itu diletakkan di satu dan kalimat Laa ilaaha illa Allah diletakkan di yang lainnya, maka yang berat adalah kalimat Laa ilaaha illa Allah.”

Imam Ibnu Hibban, Al Hakim, dan Al Haitsami menyebutkan bahwa terdapat kelemahan di dalam hadits ini. Al Arnauth melemahkan hadits dengan riwayat ini di dalam takhrij beliau terhadap kitab Syarhus Sunnah karya Imam Al Baghawi. Akan tetapi kisah cerita dalam hadits ini dikuatkan dengan hadits yang lainnya.

Abu Sa’id Al Khudry dan ayahnya merupakan sahabat Nabi Muhammad. Beliau dan Ibnu Umar pernah ditolak saat ingin mengikuti karena masih kecil dan belum mencapai usia baligh.

Penyebutan sifat berbicara bagi Allah

Dalam hadits di atas terdapat penyebutan salah satu yaitu sifat berbicara, Allah berbicara terhadap siapa dari hamba-Nya berdasar keinginan dan kehendak-Nya. Dalam ayat disebutkan bahwa Allah berbicara secara langsung terhadap dengan sebenar-benar pembicaraan.

Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada dengan langsung. (An Nisa : 164)

Berdzikir dengan kalimat Laa ilaaha illa Allah

Dianjurkan seseorang untuk berdzikir dengan mengucapkan Laa ilaaha illa Allah secara penuh. Tidak dipotong-potong sebagian seperti amalan kaum sufi yang berdzikir secara berjamaah dengan menyebutkan kata Laa ilaaha illa Allah secara cepat, hingga menyingkat kalimat tersebut menjadi “illa Allah”, kemudian “Allah”, kemudian “hu”.

Nabi menginginkan sesuatu amalan khusus bagi beliau, karena kalimat Laa ilaaha illa Allah diucapkan semua umat Islam, sehingga tidak ada kekhususan bagi Nabi .

Allah ada di atas langit, ber-istiwa di atas Arsyi-Nya

Terdapat penyebutan bahwa Allah tidak termasuk penghuni langit. Allah tidak diliputi apapun dari ciptaan-Nya. Akan tetapi Allah ber-istiwa di atas Arsyi-Nya.

Keutamaan kalimat Laa ilaaha illa Allah

Dari Anas bin Malik, aku telah mendengar Rasulullah bersabda, Allah berfirman (hadits Qudsi), “Wahai sekalian anak cucu Adam (wahai manusia), kalau seandainya kalian mendatangi Aku dengan sepenuh bumi kesalahan-kesalahan (dosa-dosa), kemudian kalian menemui Aku dalam keadaan kalian tidak menyekutukan-Ku di dalam beribadah kepada Aku sedikitpun, niscaya Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi juga”. (HR Tarmidzi hasan)

Ibnu Rajab Al Hanbali menjelaskan bahwa barang siapa yang datang bersama dan memiliki dosa dan kesalahan sepenuh bumi, maka Allah akan datang dengan ampunan sepenuh bumi juga jika sempurna seorang hamba, ikhlas hanya kepada Allah, menegakkan syarat-syarat ibadah dengan , lisan, dan amalan tubuh. Atau dengan dan lisan ketika dalam keadaan sakaratul maut, maka Allah akan memberikan ampunan bagi seluruh dosa yang telah lalu dan hamba tersebut akan diselamatkan dari . Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi dengan riwayat yang shahih karena banyak penguatnya.

Hadits diatas menunjukkan keutamaan orang yang bertauhid yang meninggal dalam keadaan mentauhidkan Allah.

[   ] 011. Penjelasan Hadits Abu Sa_'id Al Khudri_121004 Qc-Ust Asykari.zip 2.4M
[SND] 011. Penjelasan Hadits Abu Sa'id Al Khudri_121004 Qc-Ust Asykari.mp3 2.4M
Bookmark and Share
 

Download Kajian

Allah Mengharamkan Api Neraka Untuk Yang Mengucapkan Kalimat Syahadat Dengan Benar

Dari ‘Itban bin Malik, Rasulullah bersabda, “Maka sesungguhnya Allah mengharamkan terhadap api bagi siapa yang mengucapkan Laa ilaaha illa Allah (barang siapa yang mengucapkan dan membenarkannya) yang dia mengucapkannya semata-mata untuk mencari wajah Allah.” (HR. Bukhari Muslim)

Hadits ini menerangkan makna Islam yaitu agama yang mengikhlaskan ibadah kepada Allah semata dan meninggalkan kesyirikan.

Hadits ini menjelaskan keutamaan bagi siapa yang benar dalam mengerjakannya.

Pengucapan kalimat Laa ilaaha illa Allah tidak cukup semata dengan lisan, akan tetapi harus dibenarkan dengan dan mengamalkan persyaratan atau konsekuensi dari kalimat tersebut.

Kalimat Laa ilaaha illa Allah merupakan kunci syurga, dimana kunci memiliki gerigi agar dapat berfungsi dengan benar. Begitu juga kalimat Laa ilaaha illa Allah memiliki persyaratan agar dapat menyelamatkan seorang hamba dari . Seseorang dalam mengucapkannya harus ikhlas, jujur, yakin, menerima, tunduk, mengilmui, dan mencintainya. Tujuh hal ini merupakan syarat kalimat Laa ilaaha illa Allah.

Dari Abu Hurairah, “Ya Rasulullah, Siapa orang yang paling berbahagia dengan syafaatmu di hari ?”. Jawab Rasulullah, “Aku telah menyangka bahwa tidak ada orang yang bertanya sebelummu kecuali engkau yang bertanya dengan pertanyaan ini, Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku di hari adalah mereka yang mengucapkan Laa ilaaha illa Allah ikhlas dari hatinya”

Maka bagi siapa yang mengucapkannya tidak ikhlas dari hatinya maka tersebut tertolak. Seperti ketika umat Islam memerangi Musailamah Al Kadzdzab () yang mengaku sebagai nabi. Walaupun dia mengucapkan kalimat , akan tetapi pengakuannya sebagai Nabi membatalkan syarat-syarat kalimat .

[   ] 010. Keutamaan Kalimat_Laailaaha illallah_270904 Qc-Ust Asykari.zip  1.4M
[SND] 010. Keutamaan Kalimat_Laailaaha illallah_270904 Qc-Ust Asykari.mp3  1.4M
Bookmark and Share
 

Download Kajian