Mengingat Dahsyatnya Hari Kiamat – Surat Al Haqqah

Merupakan kelanjutan dari daurah beliau di Jakarta. Al Ustadz Dzulqarnain membawakan penjelasan dari Surat Al Haqqah agar kita ingat kembali dengan dahsyatnya hari . File berikut iLmoe kopi dari rekaman kajian yang di upload oleh Problema Muslim. Semoga bermanfaat. Berikut rangkuman materi yang bisa kami publish, ditulis oleh BuBidan

Surat Al-Haqqah berisi ayat-ayat yang sangat agung, terdapat di dalamnya pelajaran-pelajaran yang sangat berharga.

Surat Al-Haqqoh merupakan Salah satu surat Makkiyah.

Ada 5 perkara penting dalam QS. Al-Haqqoh :

  1. Peringatan Hari (Hari Kebangkitan)
  2. Mengambil pelajaran tentang umat-umat yang mendustakan nabi dan rasul bagaimana dahulu mereka dibinasakan
  3. Adanya 2 golongan manusia pada hari yaitu yang mengambil kitab dari kanan dan yang dari kiri
  4. Makna peringatan maqam ittiba’ Rasulullah Shalallahu ’alaihi wasalam
  5. Perintah untuk bertasbih kepada Allah

Firman Allah : “Dan demikianlah kami turunkan Al-Quran itu. Al-Quran dengan bahasa arab yang fasih. Yang sangat mendalam kandungan dan maknanya. Dan kami terangkan di dalamnya berupa ancaman-ancaman supaya mereka senantiasa bertaqwa dan dan supaya mereka berdzikir kepada-Nya”

Faedah : jika dibacakan Al-Quran maka perhatikanlah maknanya sehingga menambah keimanannya dan memperkokoh kaidah hidupnya, dan apabila ia lupa darinya maka itu adalah sebuah nasihat supaya mengingatkan kembali kepada al-Haq

Al-Haqqoh merupakan salah satu nama dari nama-nama hari yang berarti pasti kembali

1. Hari adalah hari kebangkitan

“Sesungguhnya dalam hal tersebut ada peringatan. Siapa yang mempunyai hati atau siapa yang mempunyai pendengaran dan dia adalah orang yang mempersaksikan”

Peringatan Hari : Dalam awal surat “Wahai sekalian manusia, bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya kegoncangan hari adalah hal yang sangat dasyat. Di hari tatkala kalian melihatnya. Maka setiap wanita yang hamil menggugurkan kandungannya. Dan setiap wanita yang menyusui bayinya ia lalai darinya. Dan aku melihat manusia seakan-akan mabuk padahal dia tidak mabuk tapi siksaan Allah yang sangat pedih”

Peringatan bahwa ada masa-masa setelah masa-masa ini. Dan semua akan kembali kepada Allah

“Tidaklah seluruh yang ada di langit dan di bumi kecuali akan datang kepada Allah sebagai seorang hamba. Sungguh kami telah menghitung mereka dengan sangat detail dan kami telah mempersiapkan secara detail dan kami mempersiapkan dengan sebenar-benar persiapan, dan setiap orang akan kembali kepada Allah dalam keadaan sendiri”

HR Imam At Tirmidzi dan Nasai dari Abu Hurairah

“Perbanyaklah dari pengingat penghancur penegakkan yaitu kematian. Yang setiap manusia pasti akan mengalaminya. Pasti akan dijemput kematian. Dimanapun kalian berada. Walaupun kalian berada di dalam dinding yang sangat kokoh”

2. Mengambil pelajaran dari umat-umat terdahulu

Diawal surat Al-Haqqah disebutkan bahwa kehancuran kaum Tsamud, kaum Aad, Firaun dan kaum setelahnya. Bagaimana mereka dibinasakan karena pelanggaran dan menyelisihi para Rasul

Dan siapa saja yang menyimpang dari Rosul pasti berakhir dengan kebinasaan

“Dan betapa banyak dari negeri-negeri yang kami binasakan dan negeri-negeri itu dhalim. Engkau melihat atap-atap bangunannya telah menutupi runtuhan temboknya. Dan melihat sumur-sumur tidak berkursi lagi kehancuran yang menimpanya. Dan Allah memperingatkan, tidakkah kalian mengambil pelajaran. Dan mereka yang mempunyai hati yang dipakai untuk berfikir dan mempunyai telinga yang dengannya mendengar. Dan orang-orang yang berpaling dari hal ini bukanlah membutakan matanya di dunia tapi membutakan mata hatinya di dunia dari peringatan”

Dan diterangkan juga dalam Al-Quran

“Siapa yang berpaling dari mengingatku maka untuknya kehidupan yang sempit (Baik kesengasaraan di dunia atau di alam kubur) dan akan di bangkitkan dalam keadaan buta. Dan mereka bertanya, Wahai Rabbku kenapa engkau bangkitkan kami dalam keaadaan buta padahal kami dulu dapat melihat?”

Ada 2 ayat untk peringatan yaitu :

Ayat-ayat Syar’i dan ayat Kauniyyah

“Barangsiapa yang di dunia ini dalam keaadaan buta maka di akhirat mereka akan di bangkit dalam keaadan buta dan lebih sesat jalannya”

Sehingga seharusnya kita mengambil pelajaran kenapa umat terdahulu dibinasakan oleh Allah. Sehingga kita tidak terjatuh dua kali

“Orang yang beruntung adalah orang yang mampu mengambil nasihat terhadap apa yang terjadi pada selainnya”

3. Peringatan bahwa pada hari ada 2 golongan manusia

Selain dalam ayat ini juga diterangkan juga dalam berbagai ayat lainnya

“Satu kelompok di dalam surga dan satu kelompok dalam neraka. Diantara mereka ada yang merugi dan diantara mereka ada yang beruntung”

Hendaknya menjadi renungan apa hakikat mereka hidup di dunia ini? Yang setiap orang akan mempertangung-jawabkan setiap perbuatannya. Dengan amalnya apakah masuk surga atau masuk nearaka

“Siapa yang beramal shaleh untuk dirinya sendiri. Dan siapa yang beramal jelek maka dia sendiri yang akan menanggungnya”

Dalam hadist qudsi Allah berfirman, “Wahai sekalian hamba-Ku, seseungguhnya itu adalah amalan-amalan kalian sendiri. Saya catat dengan sangat detail kemudian akan saya sempurnakan pembalasannya kepada kalian maka siapa yang mendapatkan kebaikan hedaknya memuji Allah. Dan siapa yang mendapat kejelakan hendaknya mencela dirinya sendiri”

Sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk beralasaan dalam mempertanggung-jawabkan perbuatan kita karena telah ada petunjuk yang jelas dalam dan telah diutus pada kita seorang Rosul.

4. Makna peringatan maqam ittiba’ Rasulullah Shalallahu ’alaihi wasalam

Firman Allah, “Sungguh Saya bersumpah dengan apa yang kalian saksikan dan yang belum disaksikan. Sungguh apa yang dibawa oleh Rasululllah adalah hal yang benar. Bukan ucapan penyair dan bukan pula ucapan dukun dia adalah apa ynag diturunkan dari sisi Allah”

Dari firman Allah tersebut menyebutkan wajibnya kita untuk taat kepada Rasulullah

5. Perintah untuk bertasbih kepada Allah

Di akhir surat terdapat perintah untuk bersyukur kepada Allah.

Mensucikan Allah ada beberapa makna : dalam Ubudiyah Allah, Rubbubiyah, dan Asma wa Sifat-Nya

[SND] Mengingat_Hari_Kiamat_Surat_AlHaqqah_AlUstadzDzulqarnain.mp3 4.9M
Biografi ringkas: Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain:
Beliau adalah salah satu pengajar di Pondok Pesantren As Sunnah Makasar. Sering mengisi dauroh / pengajian akbar yang diadakan di Jakarta, Solo, dan Sulawesi. Beliau adalah alumni dari Pondok Pesantren Darul Hadits Yaman dimana beliau menimba ilmu kepada Asy Syaikh Muqbil. Beliau sering mengadakan perjalanan ke Arab Saudi untuk belajar ilmu agama kepada ulama yang ada di negeri tersebut.

Link di bawah ini menuju artikel yang sama

dahsyatnya hari kiamatnama-nama hari kiamatayat alquran tentang puasaHari Kiamatsurat tentang hari kiamatal haqqahsurat tentang puasamakalah hari kiamathari kiamat downloadkajian hari kiamatarti ramadhanayat tentang hari kiamatnama-nama hari akhirnama-nama kiamatfirman allah dalam berpuasamakalah agama islam tentang hari kiamatmakalah hari akhirkehidupan setelah hari kiamatNama-nama hari Akhir dan penjelasannyadasyatnya hari kiamat

 

Download Kajian

Artikel yang berkaitan

Khutbah Jumat Tafsir Surat Qaf Mengingat Kematian Kiamat Diawasi Allah Maka Hitunglah Amal Kalian Rajab Juli 2010 mp3

Download File Kajian Khutbah Jumat Tafsir Surat Qaf Mengingat Kematian Kiamat Diawasi Allah Maka Hitunglah Amal Kalian Rajab Juli 2010 mp3 http://statics.ilmoe.com/kajian/Khutbah_Jumat/Khutbah-Jumat-Tafsir-Surat-Qaf-Mengingat-Kematian-Kiamat-Diawasi-Allah-Maka-Hitunglah-Amal-Kalian-Rajab-Juli-2010.mp3 Khutbah Jumat Tafsir Surat Qaf Mengingat Kematian Kiamat Diawasi Allah Maka Hitunglah Amal Kalian Rajab Juli 2010 mp3 … Continue reading

Bertakwa Kepada Allah Bekal Kebahagian Dunia dan Akhirat

Penjelasan oleh Al Ustadz Askari Kalimat hamdalah dan puji syukur yang senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah Jalla wa `Ala yang senantiasa memberikan kepada kita kenikmatan-Nya, kenikmatan yang nampak dan yang tersembunyi. Terkhusus kenikmatan Islam, iman, dan kenikmatan berpegang teguh terhadap … Continue reading

Berat kalimat Laa ilaaha illa Allah melebihi 7 langit, 7 bumi, dan segala penghuninya pada timbangan di hari kiamat

Dari Abu Sa’id Al Khudry, dari Rasulullah bersabda, “Berkata Musa, Wahai Rabb-ku, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang aku senantiasa menyebut-Mu dengannya, dan aku berdoa kepada-Mu dengan hal tersebut”, jawab Allah terhadap Musa, “Katakanlah wahai Musa, Laa ilaaha illa Allah”, kata Musa, … Continue reading

Butuhnya Kaum Muslimin Terhadap Sikap Sabar

Saudaraku kaum muslimin yang dimuliakan oleh Allah, ada ungkapan yang sangat berharga dari Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahab dalam kitab beliau Qowaidul Arba`, beliau mengatakan, “Aku memohon kepada Allah yang Maha Mulia, Rabb dari Arsy yang Agung, agar senantiasa menolong … Continue reading

Cenderung Pada Dunia, Maka Ingatlah Kematian

Setiap manusia menginginkan kehidupan dan kesenangan yang kekal abadi, tetapi apakah mungkin hal ini diperolehnya ketika dia masih di dunia ? Inilah hakikat permasalahan yang tidak dipahami kebanyakan manusia. Oleh karena itu, barang siapa yang menginginkan kehidupan dengan kesenangan yang … Continue reading

About Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain As Sunusi

Beliau adalah salah satu pengajar di Pondok Pesantren As Sunnah Makasar. Sering mengisi dauroh / pengajian akbar yang diadakan di Jakarta, Solo, dan Sulawesi. Beliau adalah alumni dari Pondok Pesantren Darul Hadits Yaman dimana beliau menimba ilmu kepada Asy Syaikh Muqbil. Beliau sering mengadakan perjalanan ke Arab Saudi untuk belajar ilmu agama kepada ulama yang ada di negeri tersebut.
This entry was posted in Al Quran, Qalbu and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Mengingat Dahsyatnya Hari Kiamat – Surat Al Haqqah

  1. dyah says:

    ustadz.. izin ya..mau share kajian ini..
    jzklh..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>