Artikel Doa Orang Tua Terhadap Anaknya 17B

Tanggal : 2008-07-13 19:42:37

Pelajaran lain yang bisa diambil 1. Bahwa kasih sayang dari orang tua terkadang bisa hilang, sehingga orang tua tersebut mendoakan hal yang buruk, khususnya apabila disebabkan marahnya orang tua akibat anaknya yang mendatangkan kemurkaan. 2. Bahwa seorang manusia apabila dia mengingat Allah di waktu senang maka Allah akan mengingatnya di waktu susah, dalam sebagian hadits Rasulullah bersabda, "Kenallah Allah di waktu senang, niscaya Allah akan mengingatmu di waktu sempit". Hal inilah yang terjadi pada Juraij, dia beribadah kepada Allah di waktu senang, saat tidak ada fitnah, maka tatkala dia tertimpa musibah maka Allah membantunya. Sebagaimana Allah janjikan dalam ayat, "Barang siapa yang bertakwa kepada Allah maka akan Allah berikan jalan keluar". 3. Bahwa Juraij bukanlah seorang yang alim (berilmu) sehingga dia tetap mengerjakan sholat walaupun dia dipanggil ibunya. Dapat diambil kesimpulan dari hal ini bahwa orang yang berilmu (alim) lebih utama dari ahli ibadah. Sebagaimana sabda Nabi bahwa keutamaan seorang yang berilmu dibandingkan dengan orang yang ahli ibadah adalah bagaikan keutamaan bulan dengan bintang yang lainnya. Kenapa ulama diibaratkan dengan rembulan bukan matahari ? Dijelaskan bahwa a. Sinar matahari itu satu bentuk saja dari pagi sampai sore hari. Akan tetapi untuk bulan terdapat fase-fase dari bulan sabit, purnama, dst. Begitu juga keadaan ulama, mereka tidak berada dalam satu tingkat keilmuan. b. Sinar matahari datang dari dirinya sendiri, sedangkan sinar bulan merupakan pantulan dari matahari. Maka demikian keadaan ulama, ilmu mereka bukan dari mereka sendiri tapi mengambil dari Al Quran dan As Sunnah. Kenapa ahli ibadah diibaratkan dengan bintang ? Dijelaskan bahwa apabila bintang tersebut bersinar, maka sinarnya hanya untuk dirinya sendiri (manfaat ibadahnya hanya untuk dirinya sendiri). 4. Anak kecil yang dilahirkan dari pelacur tersebut tatkala dia ditanya siapa bapaknya maka dia menjawab bahwa bapaknya adalah si penggembala sapi, dari hal ini disimpulkan oleh ulama bahwa anak hasil zina dinisbahkan kepada bapaknya. Tetapi mayoritas ulama menisbahkan anak zina kepada ibunya, karena terdapat hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, "Anak itu bagi wanita yang menjadi tempat tidur (wanita yang dizinai), dan balasan bagi wanita pelacur adalah di rajam (dilempari dengan batu, jika dia telah menikah)". 5. Menunjukkan kesabaran Juraij dalam menghadapi masalahnya, dan menunjukkan bahwa Juraij seorang yang kuat menahan diri sehingga dia tidak membalas dendam kepada Bani Israil yang telah menghancurkan tempat ibadahnya dan hanya meminta untuk membangunnya seperti sedia kala. 6. Bahwa Allah menurunkan karamah terhadap walinya dengan permintaan dari mereka. Pada peristiwa ini karomah Juraij adalah dengan dapat berbicaranya anak yang seharusnya belum bisa berbicara. Maka Ahlus Sunnah menetapkan adanya karamah pada wali-wali Allah tetapi tidak dengan berlebih-lebihan. Dan juga bahwa karamah tersebut tidak dapat terjadi berulang-kali sekehendak orang tersebut, karena hal tersebut tergantung kehendak Allah. Kadang Allah juga tidak memberikan karamah kepada walinya dengan tujuan untuk memberikannya pahala, menghapus dosanya, mengangkat derajatnya, sebagaiman Nabi yang pernah terluka ketika terjadi perang, gigi beliau pernah putus, dll. Nama File:    Doa Orang Tua Terhadap Anaknya 17B.mp3 Ukuran:    3.8 Mb Deskripsi:    www.ilmoe.com Link Download:    http://www.salafishare.com/id/17QTGL0A3ODS/Doa Orang Tua Terhadap Anaknya 17B.mp3