Jalan-jalan yang ditempuh untuk membantu pendidikan anak
#1 Memilih istri yang shalihah atau menjadi istri yang shalihah
Sejarah menunjukkan banyak laki-laki yang terpengaruh karena agama istrinya. Dikatakan dalam pepatah, “Laki-laki itu tergantung kepada agama istrinya”. Hal ini disebabkan suami yang karena cintanya kepada sang istri membuat dia berusaha untuk menuruti kemauan sang istri.
Atsar dari ulama salaf, “Wahai anakku janganlah kecantikan seorang wanita itu membuat kamu lupa menelusuri asal-usulnya, nasabnya, karena sesungguhnya menikahi wanita yang mulia adalah tangga menuju kemuliaan.” Walaupun nasab tidak berpengaruh secara langsung, tapi pada umumnya apabila merupakan keturunan dari keluarga yang baik maka diharapkan orang tersebut memiliki kemuliaan juga. Oleh karena itu Nabi dipilih dari nasab yang mulia, begitu juga istrinya.
Perkataan Abul Aswad, “Aku telah berbuat baik untuk kalian, pada waktu kalian masih kecil dan ketika kalian dewasa, bahkan ketika kalian belum lahir”, tanya anaknya, “Wahai Bapak, mengapa bisa demikian ?”, beliau menjawab, “Saya berbuat baik kepada kalian sebelum kalian lahir karena aku telah memilihkan seorang ibu yang kalian tidak pernah mencelanya.”
#2 Berdoa agar diberikan keturunan yang shalih
Doa Nabi Zakaria, “Wahai Rabbku, karuniakanlah kepadaku dari sisi-Mu keturunan yang baik, sesungguhnya engkau Maha Mendengar Doa.”
Memperbanyak doa agar diberikan keturunan yang shalih, karena keshalihan seorang anak merupakan kehendak Allah. Tidak boleh menyandarkan kepada kemampuan orang tua saja dalam mendidik.
Salah satu doa dalam Al Quran, “Wahai Rabb kami, berikanlah kepada kami istri-istri kami dan anak-anak kami yang dapat menjadi penyejuk pandangan, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
#3 Menyambut kelahiran anak
Mensyukuri kelahiran anak baik laki-laki atau perempuan, dan segala keadaannya. Bahkan walaupun dilahirkan dalam keadaan cacat, orang tua harus tetap mensyukurinya.
“Siapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudian dia berbuat baik kepadanya, maka anak-anak perempuan tersebut menjadi dinding antara dia dengan api neraka.” HR. Bukhari
“Tidaklah seseorang itu memiliki 3 anak perempuan, atau 3 saudara perempuan, atau 2 anak perempuan , atau 2 saudara perempuan, kemudian dia bertakwa kepada Allah terhadap mereka, dan berbuat baik terhadap mereka, kecuali dia akan dimasukkan ke dalam surga.”
03_Memilih_Calon_Ibu_yang_Baik_AlUstadzLuqmanJamalLc.mp3 2.1M
pendidik anak tips mendidik anak kajian pendidikan pendidikan anak pendidikan islam istri shalihah kelahiran anak doa anak shalih
|
Biografi ringkas: Al Ustadz Luqman Jamal Lc: Beliau merupakan pimpinan dari Pondok (Ma'had) Tanwirus Sunnah, Gowa, Sulsel. |
Link di bawah ini menuju artikel yang sama
khutbah jumat pendidikan anak, langkah pendidikan, khutbah jumat tentang pendidikan anak, seri pendidikan anak, khutbah anak dalam islam, kajian pendidikan, ceramah agama tentang pendidikan, Ustadz Afifuddin menyambut kelahiran anak, khutbah jumat pendidikan, mendidik anak dari kelahiran, khutbah pendidikan anak, khutbah tentang pendidikan, tafsir hadis al-quran tentang pentingnya pendidikan, satu kajian menunjukkan pentingnya pendidikan kepada anak-anak, kutbah pendidikan anak, langkah pendidikan nasional, pendidikan anak - anak muslim: pendidikan agama dan pendidikan umum, kultum tentang pendidikan anak, kultum untuk anak-anak, materi kultum,
Artikel yang berkaitan
No related posts.