Memberi Nama yang Baik, Memberi Contoh, dan Mengajarkan Agama – Seri Kajian Pendidikan Anak
Memberikan Nama yang Baik
Imam Ibnu Qoyim menyebutkan di zamannya, “Jarang kau dapati nama yang buruk kecuali melekat pada orang yang buruk pula. Dan Allah dengan hikmah yang terkandung dalam qadha dan qadarnya memberikan ilham kepada jiwa untuk menetapkan nama sesuai yang punya.” Orang yang memiliki nama yang baik, kadang malu jika mengerjakan suatu keburukan. Dia berusaha agar dapat mengerjakan kebaikan sesuai dengan namanya.
Syaikh Bakr Abu Zaid mengatakan bahwa dosa-dosa dapat diampuni dengan taubat, tapi ada dosa yang sulit untuk dihilangkan. Yaitu dosa memiliki nama yang jelek. Misalkan seorang kafir yang masuk Islam kemudian diberikan nama hijrah, akan tetapi nama saat dia kafir masih tetap tertulis di surat-surat resmi seperti paspor, ijasah, dll.
Memberikan Contoh yang Baik
Contoh pengaruh orang tua terhadap anak:
Abdullah bin Zubair merupakan putra dari Zubair bin Awam. Dalam Syiar Alamin Nubala diriwayatkan dari Urwah bahwa telah masuk Islam Zubair bin Awam, ketika itu beliau berumur 8 tahun. Dan tersebar isu bahwa Rasulullah sudah dibunuh di Makah, maka Az Zubair keluar sedangkan umurnya baru 12 tahun, di tangannya ada pedang. Orang yang melihatnya takjub, beliau berjalan sampai kehadapan Rasulullah. Ditanya Rasulullah kenapa Zubair bin Awam membawa pedang seperti itu, dijawab bahwa Az Zubair ingin membunuh orang yang telah membunuh Rasulullah sebagaimana tersebar dalam berita bohong yang dia dengar.
Kisah Abu Ali Fudhail bin Iyadh dengan anaknya yang terkenal dengan zuhud dan rasa takutnya. Disebutkan bahwa beliau membaca surat Al Haqqah dalam shalat shubuh, saat sampai ayat “Tangkaplah dia lalu belenggulah lehernya ke tangannya” (Al Haqqah : 30) maka beliau menangis. Kemudian saat shalat Maghrib beliau menjadi imam dan putranya berada di sampingnya. Kemudian membaca surat At Takatsur, saat sampai ayat “Kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri. Kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu)” (At Takatsur : 7-8). Maka Ali bin Fudhail pun menangis sampai seperti pingsan, sedangkan Fudhail bin Iyadh juga ikut menangis dan terbata-bata dalam membaca ayat.
Maka hendaknya orang tua memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya baik dalam urusan dunia atau akhirat. Misal ibu segera mengerjakan shalat jika adzan sudah berkumandang walaupun baru mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
Memberikan pendidikan agama
Memberikan pendidikan agama sesuai tingkat pemahaman anak. Mengajarkan rukun Islam, rukun Iman, dll. Membiasakan anak-anak untuk menghafal Al Quran dan hadits-hadits Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasalam.
04_Arti_Nama_dan_Teladan_Orang_Tua_Terhadap_Anak_AlUstadzLuqmanJamalLc.mp3 1.7M
nama anak nama anak yang baik contoh yang baik anak anak pendidikan pendidikan anak didik anak pendidikan agama anak pendidikan agama
|
About Al Ustadz Luqman Jamal Lc: Beliau merupakan pimpinan dari Pondok (Ma'had) Tanwirus Sunnah, Gowa, Sulsel. |
Jangan ketinggalan juga:
- Anak Merupakan Amanat Yang Harus Dijaga – Kajian Seri Pendidikan Anak Anak merupakan salah satu kenikmatan di dunia. Dalam ayat disebutkan...
- Langkah-Langkah Untuk Membantu Pendidikan Anak – Seri Kajian Pendidikan Anak Jalan-jalan yang ditempuh untuk membantu pendidikan anak #1 Memilih istri...
- Syarat Seorang Pendidik Anak Agar Berhasil – Seri Kajian Pendidikan Anak Syarat Seorang Pendidik Anak Agar Berhasil Mahir dalam pekerjaannya. Menjadi...
- Pentingnya Pendidikan Agama Bagi Anak Umat Islam Khutbah Pertama Allah telah memberikan amanah yang sangat besar di...
- Berbuat Baik Pada Orang Tua Setelah Keduanya Meninggal Berkata Imam Bukhari rahimahullah, Bab berbuat baik kepada kedua orang...

Assalamu’alaikum,, akh,, kunyah abu salsabila bagus nda?!!
wa’alaikumussalam akhi. insya’Allah bagus.
mas kok gak update??? pulang ke karangayar kapan???
assallammu’alaikum wr. wb.
ma’af bila saya ingin bertanya. saya baru punya anak laki2. dan rencananya mau diberi nama RADIFQY ALVARIZTY. karna saya suka nama “Radif”. jd, Menurut anda bagus tidak ya nama untuk anak saya???. kalau kurang bagus. dimananya??.
wassallam..
@Nur Anggi
wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
Besuk insya’Allah saya tanyak ke Ustadz yang lebih paham. Memang nama Radif artinya apa ?
@Nur Anggi
Bisa dilihat artikel bagus berikut ini
http://tholib.wordpress.com/2007/02/18/memilih-nama-untuk-anak/
Coba anti cari kata “radif” di Google, Kelihatannya artinya cenderung kepada salah satu bentuk syair. Alangkah lebih baik kalau menggunakan nama-nama yang disukai dalam agama Islam seperti dalam link yang saya kasih di atas. WallahuA’lam
Assalamu’alaikum,,
ad,,,
knapa nma2 sprti Syamsudin, Nuruddin, Qomaruddin ktanya dimakruhkan???
ktanya dikaitkan dengan lafadz Ad-Diin…
mksd nYa jg gmna???
@Nur Anggi
Alhamdulillah Ahad kemarin sudah ana tanyakan ke Ustadz Abu Ahmad Solo, beliau ana tanya apakah nama RADIFQY ALVARIZTY bagus dalam Islam ? beliau menjawab wallahuA’lam, beliau belum mengetahui arti nama ini, tapi memang keren, beliau nasihatkan untuk memakai nama yang mudah diingat, sederhana, mengandung doa kebaikan, dan nama Abdullah dan Abdurrahman itu nama yang dicintai Allah.
@fade
Wa’alaikumussalam Akh Fade,
sepengetahuan ane, nama-nama tersebut dimakruhkan (dibenci untuk dipakai) karena mengandung makna tazkiyah (penyucian) terhadap diri sendiri, nama-nama tersebut menunjukkan bahwa seseorang menjadi cahaya agama, yang berarti dia selalu memiliki agama yang bagus, karena nama tersebut melekat pada dirinya setiap saat. Misalkan suatu saat dia terjatuh ke dalam pelanggaran (na’udzubillah) padahal nama tersebut juga masih melekat pada dirinya. WallahuA’lam, insya’Allah nanti hari Ahad ana tanyakan ke Ustadz lagi.
Barakallahu fiikum
@admin
Test