Home > Aqidah > Pendahuluan Kajian Ringkas Kitab At Tauhid

Pendahuluan Kajian Ringkas Kitab At Tauhid

Para ulama sepakat bahwa belum ada kitab yang menandingi Kitab At Tauhid. Para Ulama memposisikan Kitab At Tauhid seperti Kitab Shahih Al Bukhari dari beberapa sisi

1. Penyebutan ayat-ayat Al Quran yang diikuti dengan hadits-hadits

2. Setelah penulisan basmallah langsung dilanjutkan dengan isi kitab, tanpa didahului khutbah hajah (hamdalah, syahadat, shalawat, dll). Dijelaskan karena beliau tidak ingin memisah kata bismillah dengan apa yang akan beliau tulis.

Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab menulis Kitab At Tauhid ini di Basrah, yang disempurnakan lagi ketika beliau berada di Najd. Beliau melihat kondisi kaum muslimin di Basrah yang sangat buruk keyakinan mereka, oleh karena itu beliau berkeinginan menulis Kitab At Tauhid ini. Berbeda dengan kebanyakan orang yang menulis untuk sekedar mengarang atau mendapatkan upah. Oleh karena itu tulisan-tulisan beliau lebih banyak membahas Tauhid Uluhiyah daripada Tauhid Asma was Sifat dikarenakan kondisi umat yang sangat membutuhkan akan keyakinan ibadah yang benar.

Para Ulama mengawali penulisan kitab dengan basmallah dengan tujuan :

1. Mencontoh Al Quran yang diawali dengan basmallah

2. Mencontoh Rasulullah Shalallahu’alaihi wa salam dalam penulisan surat

3. Mencontoh Nabi terdahulu, salah satunya surat Nabi Sulaiman

4. Mencontoh para ulama yang selalu mengawali kitabnya dengan basmallah. Kecuali untuk syair-syair yang berisi hal-hal selain Islam seperti syair percintaan, syair berbalas antar penyair, maka terdapat larangan dari Ulama. Sedangkan syair yang berisikan ilmu-ilmu agama seperti Qasidah Lamiyah, Nuniyah, dan Haiyah maka diperbolehkan

5. Adapun hadits yang menyebutkan bahwa setiap pekerjaan yang tidak diawali dengan basmallah maka akan terputus maka haditsnya tidak ada yang kuat

Tauhid bermakna menjadikan sesuatu itu satu, tidak ada sekutu, serikat, dll. Oleh karena itu lawan katanya adalah syirik yang bermakna menjadikan sesuatu memiliki tandingan, serikat, dll.

Tauhid adalah ilmu yang sangat mulia. Kemuliaan suatu ilmu dapat diketahui dengan mengenal kemuliaan apa yang akan dipelajari dari ilmu tersebut. Oleh karena dengan ilmu tersebut akan membuat kita lebih dekat dengan Allah, maka ilmu tauhid merupakan ilmu yang sangat mulia.

Kajian Ringkas Kitab At Tauhid oleh Al Ustadz Asykari Mudir Pondok Pesantren Darus Salaf Bontang, Tauhid Syirk Kitab At Tauhid Matan Kitab At Tauhid Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab An Najdi.

[SND] 001. Pendahuluan Kitab_060904 Qc-Ust Asykari.mp3     5.1M
Bookmark and Share
About Al Ustadz Abu Karimah:
Beliau adalah pemimpin dari Pondok Pesantren Ibnu Qoyim di Balikpapan. Beliau merupakan alumni dari Darul Hadits di Dammaj, Yaman tempat Asy Syaikh Muqbil mengajar. Sering diundang ke Jawa untuk mengisi kajian.
 

Download Kajian

Jangan ketinggalan juga:

  1. Bab keutamaan tauhid dan apa-apa yang dihapus dari berbagai macam dosa Bab keutamaan tauhid dan apa-apa yang dihapus dari berbagai macam...
  2. Pembagian Tauhid – Rububiyah, Uluhiyah, Asma wa Sifat Pada awalnya tauhid dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : Tauhid...
  3. Pelajaran Aqidah Dasar [Seri A1] Insya’Allah dalam beberapa hari kedepan, iLmoe akan menghadirkan pelajaran aqidah...
  4. Download Rekaman Dauroh Jajar (Kitab Asy Syariah Imam Al Ajuri) Bismillah Assalamu`alaikum Berikut kami berikan link untuk mendownload file rekaman...
  5. Pelajaran Aqidah – Keimanan Terhadap Takdir Catatan ringkas berikut hanya sebagai gambaran kedetailan pembahasan masalah taqdir...

Categories: Aqidah Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.