Artikel Hak Allah Terhadap Hamba dan Hak Hamba Terhadap Allah

Tanggal : 2010-01-27 15:57:18

Dari sahabat Muadz bin Jabbal, aku membonceng di belakang Rasulullah di atas keledai, Rasulullah berkata, Ya Muadz, tahukah engkau apa haknya Allah terhadap hamba-Nya, dan apa haknya hamba terhadap Allah (tatkala hamba sudah menunaikan haknya Allah) ?, jawab Muadz, Wallahu ta'ala a'lam. Jawab Rasullah, Hak Allah terhadap hamba-Nya (kewajiban hamba terhadap Allah) yaitu agar mereka hanya menyembah kepada Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya sedikitpun dalam beribadah. Dan haknya hamba terhadap Allah (Apa yang Allah balas tatkala hamba sudah mengerjakan kewajibannya terhadap Allah) yaitu Allah tidak akan mengadzab mereka yang tidak menyekutukan Allah sedikitpun. Kemudian Muadz berkata kepada Rasulullah, Ya Rasulullah, Apakah boleh aku sampaikan kabar gembira kepada untuk manusia ?, Jawab Rasulullah, Jangan engkau kabarkan, karena manusia akan meninggalkan berlomba-lomba memperbanyak amalan. (HR Bukhari Muslim)

Muadz bin Jabbal termasuk sahabat yang mulia, sering menyertai Nabi dalam peperangan, merupakan utusan Nabi ke negeri Yaman untuk berdakwah disana. Dan Rasulullah tidak memberikan amanat ini kecuali kepada orang yang berilmu.

Ringkasan pelajaran yang dapat diambil:

Keutamaan Muadz bin Jabbal

  • Dalam hadits yang shahih disebutkan bahwa Muadz bin Jabbal nanti akan dikumpulkan di hari kiamat di hadapan bersama rombongan para ulama selangkah.
  • Umatku yang paling mengerti yang halal dan haram adalah Muadz bin Jabbal.
  • Keutamaan Muadz bin Jabbal yang bisa berboncengan dengan Rasulullah.

Mengendarai hewan tunggangan

Boleh mengendarai hewan sebagai kendaraan berdua dengan syarat tidak melebih batas kemampuan hewan tersebut. Begitu juga dengan muatan barang yang lain.

Memberi nama hewan piaraan

Dalam riwayat yang lain disebutkan nama keledai tersebut, hal ini menunjukkan bolehnya memberikan nama kepada hewan yang dekat dengan manusia.

Memanggil nama orang

Boleh memanggil orang dengan namanya secara langsung kecuali kepada Rasulullah, di dalam ayat Al Quran disebutkan "Janganlah kalian menjadikan panggilan kalian terhadap Rasulullah sebagaimana panggilan kalian kepada yang lainnya"

Baiknya metode pendidikan Nabi

Menunjukkan baiknya pengajaran Nabi, beliau memberikan pertanyaan terlebih dahulu sebelum menyampaikan ilmu agar orang tersebut menyiapkan dirinya untuk menerima pengajaran.

Hak dan kewajiban manusia

Hadits di atas menjelaskan apa yang harus dilakukan hamba terhadap Allah, apa kewajiban hamba yang merupakan hak Allah. Dan apapula yang menjadi balasan yang pasti Allah berikan kepada hamba tatkala hamba sudah menunaikan haknya Allah yaitu untuk beribadah kepada Allah semata dan tidak syirk. Dan bukan berarti hamba mewajibkan sesuatu terhadap Allah, karena tidak ada sesuatupun yang dapat memaksa Allah. Akan tetapi yang dimaksud hak hamba terhadap Allah adalah Allah yang telah menjanjikan terhadap hambanya dan Allah mewajibkan terhadap diri-Nya sendiri untuk memberikan hak hamba yang sudah menunaikan kewajibannya.

Adab seseorang yang diberikan pertanyaan dan tidak mengetahui jawabannya

Merupakan adab seorang penuntut ilmu untuk tawadhu', bahwa ilmu sungguh luas sehingga seseorang penuntut ilmu walaupun dia menghabiskan umurnya untuk menuntut ilmu maka belum cukup untuk mempelajari semuanya. Imam Malik ditanya seseorang yang dari jauh dengan 80-an pertanyaan dan beliau hanya bisa menjawab 8 pertanyaan.

Allah tidak akan menyiksa orang yang sudah bertauhid

Allah tidak akan mengadzab orang yang tidak menyekutukan peribadahan kepada Allah, memiliki beberapa makna :
  • Tidak akan dimasukkan ke dalam neraka, bahkan ada beberapa yang tidak akan dihisab amalnya sama sekali dan langsung dimasukkan ke dalam surga. Dalam hadits disebutkan ada 70.000 orang yang akan masuk ke surga tanpa dihisab dan tanpa diadzab.
  • Dihisab dengan penghitungan amal yang ringan
  • Dimasukkan sebentar ke Neraka (walau tetap harus takut masuk neraka walau sebentar saja)
Sehingga makna tidak akan di adzab oleh Allah adalah tidak disiksa selama-lamanya.

Hikmah dalam menyampaikan ilmu

Tidak semua ilmu yang kita miliki harus disampaikan, tetapi dilihat dari sisi manfaat dan kerusakan yang ditimbulkan. Kalau kita berada di depan orang yang suka berbuat dosa, maka kita sampaikan ayat dan hadits yang berisi ancaman. Berbeda dengan orang-orang yang mau bertaubat, yang telah menyesal dari dosa-dosa yang diperbuat, maka kita sampaikan ayat dan hadits yang berisi sifat Allah Yang Maha Pengampun.

Dosa menyembunyikan ilmu

Muadz bin Jabbal menyampaikan hadits ini pada akhir hayatnya karena beliau khawatir akan dosa orang yang menyembunyikan ilmu.
[   ] 007. Hak Allah dan Hak Hamba _200904 Qc-Ust Asykari.zip  2.7M
[SND] 007. Hak Allah dan Hak Hamba _200904 Qc-Ust Asykari.mp3  2.8M