<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Lailatul Qadr Itikaf Malam Seribu Bulan Idul Fitri Puasa Ramadhan Shalat Tarawih</title>
	<atom:link href="http://www.ilmoe.com/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ilmoe.com</link>
	<description>Blog Koleksi Kajian tentang Puasa Bulan Ramadhan, Shalat, Tarawih, Witir, Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Manasik Haji, Lailatul Qadr, I&#039;tikaf, dll.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 22:11:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>Komentar di Malam Seribu Bulan (Lailatul Qadr) Ramadhan oleh Iswan Syah</title>
		<link>http://www.ilmoe.com/1609/malam-seribu-bulan-lailatul-qadr-ramadhan.html#comment-1358</link>
		<dc:creator>Iswan Syah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 22:11:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmoe.com/?p=1609#comment-1358</guid>
		<description>Jika ada info-info yang terbaru, tolong kirim ke email saya.
Terima kasih banyak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jika ada info-info yang terbaru, tolong kirim ke email saya.<br />
Terima kasih banyak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Murottal Al-Quran Anak Muhammad Thaha Al Junaid Juz 30 oleh Budi Affandi (Kota Batu)</title>
		<link>http://www.ilmoe.com/al-quran/murottal-al-quran-anak-muhammad-thaha-al-junaid-juz-30#comment-1356</link>
		<dc:creator>Budi Affandi (Kota Batu)</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 04:17:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmoe.com/?page_id=612#comment-1356</guid>
		<description>Terima kasih murotalnya, bagi semua yang berjasa semoga diRidhoi dan dibalas oleh Allah SWT. Aamiin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih murotalnya, bagi semua yang berjasa semoga diRidhoi dan dibalas oleh Allah SWT. Aamiin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Dua Kalimat Syahadat, Nabi Isa, Syurga, Neraka oleh admin</title>
		<link>http://www.ilmoe.com/620/dua-kalimat-syahadat-nabi-isa-syurga-neraka.html#comment-1351</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 02:01:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmoe.com/?p=620#comment-1351</guid>
		<description>Untuk menjelaskannya kita harus mengetahu bahwa takdir Allah terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu

	&lt;strong&gt; taqdir syar&#039;iyah&lt;/strong&gt; dan
	 &lt;strong&gt;taqdir kauniyah&lt;/strong&gt;. 


Contoh &lt;strong&gt;taqdir syariat&lt;/strong&gt; misalkan Allah mencintai orang yang beriman dan membenci orang yang kafir. Dan hal ini belum tentu terjadi, yaitu walaupun Allah membenci orang kafir, tetapi tidak kemudian Allah membuat semua orang beriman, akan tetapi tetap ada orang yang kafir walaupun hal tersebut dibenci oleh Allah. 

Sedangkan contoh &lt;strong&gt;taqdir kauniyah&lt;/strong&gt; misalkan bahwa manusia akan terbagi menjadi golongan orang yang beriman dan golongan orang yang kafir. Dan taqdir kauniyah ini pasti terjadi walaupun hal tersebut dibenci oleh Allah. Hal ini tentunya karena Allah Yang Maha Bijaksana memiliki hikmah yang luas.

Sehingga tujuan diciptakan Neraka adalah untuk orang yang kafir terhadap perintah Allah walaupun Allah membenci kekafiran tersebut (secara syari&#039;iyah).
Dan sebenarnya tidak boleh kita beralasan seseorang masuk neraka atau berbuat maksiat dengan takdir Allah, misalkan perkataannya &quot;Aku mencuri karena taqdir Allah&quot;. Andaikan hal tersebut boleh, maka tentu akan marah dan terlihat aneh orang-orang yang giat ke masjid mengerjakan shalat tetapi mereka berkata, &quot;Aku rajin shalat ke masjid karena sudah ditaqdirkan oleh Allah.&quot;

Dan pembahasan taqdir merupakan hal yang sangat luas, untuk mengetahui lebih detail pembahasan taqdir dapat dilihat di http://www.ilmoe.com/387/download-kajian-daurah-pelajaran-aqidah-keimanan-terhadap-takdir.html Wallahu a&#039;lam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjelaskannya kita harus mengetahu bahwa takdir Allah terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu</p>
<p>	<strong> taqdir syar&#8217;iyah</strong> dan<br />
	 <strong>taqdir kauniyah</strong>. </p>
<p>Contoh <strong>taqdir syariat</strong> misalkan Allah mencintai orang yang beriman dan membenci orang yang kafir. Dan hal ini belum tentu terjadi, yaitu walaupun Allah membenci orang kafir, tetapi tidak kemudian Allah membuat semua orang beriman, akan tetapi tetap ada orang yang kafir walaupun hal tersebut dibenci oleh Allah. </p>
<p>Sedangkan contoh <strong>taqdir kauniyah</strong> misalkan bahwa manusia akan terbagi menjadi golongan orang yang beriman dan golongan orang yang kafir. Dan taqdir kauniyah ini pasti terjadi walaupun hal tersebut dibenci oleh Allah. Hal ini tentunya karena Allah Yang Maha Bijaksana memiliki hikmah yang luas.</p>
<p>Sehingga tujuan diciptakan Neraka adalah untuk orang yang kafir terhadap perintah Allah walaupun Allah membenci kekafiran tersebut (secara syari&#8217;iyah).<br />
Dan sebenarnya tidak boleh kita beralasan seseorang masuk neraka atau berbuat maksiat dengan takdir Allah, misalkan perkataannya &#8220;Aku mencuri karena taqdir Allah&#8221;. Andaikan hal tersebut boleh, maka tentu akan marah dan terlihat aneh orang-orang yang giat ke masjid mengerjakan shalat tetapi mereka berkata, &#8220;Aku rajin shalat ke masjid karena sudah ditaqdirkan oleh Allah.&#8221;</p>
<p>Dan pembahasan taqdir merupakan hal yang sangat luas, untuk mengetahui lebih detail pembahasan taqdir dapat dilihat di <a href="http://www.ilmoe.com/387/download-kajian-daurah-pelajaran-aqidah-keimanan-terhadap-takdir.html" rel="nofollow">http://www.ilmoe.com/387/download-kajian-daurah-pelajaran-aqidah-keimanan-terhadap-takdir.html</a> Wallahu a&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Murotal Al-Quran Anak Ahmad Saud Juz 30 (sebagian) oleh admin</title>
		<link>http://www.ilmoe.com/al-quran/murottal-al-quran-anak-ahmad-saud-juz-30#comment-1350</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 01:44:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmoe.com/?page_id=1012#comment-1350</guid>
		<description>tinggal klik tombol play (segitiga) berikutnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tinggal klik tombol play (segitiga) berikutnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pelajaran Fiqh Dasar &#8211; Bab Haidh Istihadhah dan Nifas oleh admin</title>
		<link>http://www.ilmoe.com/374/download-kajian-dauroh-pelajaran-fiqh-dasar-bab-haidh-istihadhah-dan-nifas-wanita.html#comment-1349</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 01:42:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmoe.com/?p=374#comment-1349</guid>
		<description>kalau wanita secara umum kurang lebih satu minggu, tapi yang dimaksud dengan melihat kepada kebiasaan adalah kebiasaan jumlah hari pada masing-masing individu, jadi kalau saudari memiliki kebiasaan haid 15 hari maka darah yang keluar selama 15 hari tersebut terhitung darah haid walaupun kebanyakan wanita hanya 1 minggu saja. Sehingga selama 15 hari tersebut tidak diperbolehkan shalat dan harus bersemangat mengerjakan ibadah lain yang diperbolehkan. Kata &quot;menjadi kebiasaan&quot; memiliki syarat harus berulang minimal 3 kali terus menerus.
Dan rincian mengenai permasalahan haid adalah sangat banyak, silahkan berkonsultasi langsung dengan ustadz terpercaya di sekitar daerah anti. Wallahu a&#039;lam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau wanita secara umum kurang lebih satu minggu, tapi yang dimaksud dengan melihat kepada kebiasaan adalah kebiasaan jumlah hari pada masing-masing individu, jadi kalau saudari memiliki kebiasaan haid 15 hari maka darah yang keluar selama 15 hari tersebut terhitung darah haid walaupun kebanyakan wanita hanya 1 minggu saja. Sehingga selama 15 hari tersebut tidak diperbolehkan shalat dan harus bersemangat mengerjakan ibadah lain yang diperbolehkan. Kata &#8220;menjadi kebiasaan&#8221; memiliki syarat harus berulang minimal 3 kali terus menerus.<br />
Dan rincian mengenai permasalahan haid adalah sangat banyak, silahkan berkonsultasi langsung dengan ustadz terpercaya di sekitar daerah anti. Wallahu a&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
